Di Lombok Barat, polisi menggerebek rumah pasangan suami istri yang kedapatan mengonsumsi sabu bersama tiga tamu lainnya.

Tak Disangka! Rumah Pasutri di Lombok Barat Digerebek Saat Sedang Nyabu

Petugas juga mengamankan berbagai barang bukti berupa narkoba, alat isap, uang tunai, hingga ponsel, sekaligus memastikan bahwa rumah tersebut diduga digunakan tidak hanya untuk konsumsi pribadi tetapi juga sebagai tempat transaksi narkoba, sehingga kasus ini langsung memicu penyelidikan lebih lanjut oleh Polresta Mataram guna menelusuri jaringan dan potensi peredaran yang lebih luas di wilayah Nusa Tenggara Barat. Simak selengkapnya  hanya di .

NONTON GRATIS LIVE STREAMING STADIONLIVE
NONTON GRATIS LIVE STREAMING SHOTSGOAL

Kronologi Penggerebekan

Polresta Mataram, melalui Kasatresnarkoba AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra, menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan setelah polisi menerima laporan dari warga sekitar. Laporan itu menyebutkan adanya aktivitas mencurigakan yang dilakukan oleh penghuni rumah. Pada saat penggerebekan, petugas menemukan lima orang yang sedang berada di ruang tengah, beberapa di antaranya sedang mengonsumsi sabu. Dua orang dari lima yang hadir adalah pembeli, sedangkan satu lainnya sedang bermain slot, yang hasil tes urinenya negatif.

Proses penggerebekan dilakukan secara hati-hati agar tidak terjadi perlawanan. Petugas memasuki rumah dengan perlindungan standar dan segera mengamankan seluruh penghuni beserta barang bukti. Beberapa saksi mata melaporkan bahwa suasana rumah saat itu sangat tenang, sehingga aktivitas ilegal ini tampaknya berlangsung sembunyi-sembunyi selama beberapa waktu.

Barang bukti yang disita dari lokasi penggerebekan termasuk sabu dengan berat bruto 1,28 gram, alat isap, klip kosong, uang tunai sekitar Rp 500 ribu, HP, dan sepeda motor. Uang tunai diduga merupakan hasil penjualan narkoba, yang menegaskan bahwa rumah tersebut tidak hanya menjadi tempat konsumsi tetapi juga transaksi narkotika.

POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL

🔥 Rasakan Serunya Nonton Live Streaming Sepak Bola Setiap Saat!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal.

Download Aplikasi Shotsgoal - Live Streaming Piala Dunia 2026
📲 DOWNLOAD SEKARANG

Identitas Dan Peran Pasutri

Pemilik rumah, SU dan SM, ternyata merupakan pasangan suami istri yang menyediakan rumahnya sebagai tempat transaksi sekaligus konsumsi sabu. Menurut polisi, mereka tidak hanya mengonsumsi narkoba, tetapi juga menyiapkan fasilitas bagi pembeli yang ingin menggunakan sabu di lokasi tersebut.

Tiga tamu lain yang ikut diamankan adalah LOM (27), Z (25), dan S (46). Dua dari mereka positif menggunakan sabu, sementara satu lainnya negatif. Hal ini menunjukkan bahwa rumah tersebut digunakan secara terbuka untuk kegiatan narkoba, yang menimbulkan risiko tinggi bagi seluruh warga sekitar jika tidak segera ditindak.

Aktivitas yang dilakukan pasangan ini juga mencerminkan pola peredaran narkoba yang semakin berani dan tidak lagi tersembunyi di tempat terpencil. Penggunaan rumah pribadi sebagai lokasi transaksi menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat, karena potensi terjadinya kecelakaan atau insiden kriminal semakin tinggi.

Baca Juga: Kejadian Mengejutkan Di Bogor! 2 Pria Dicurigai Warga, Ternyata Ini Yang Mereka Lakukan

Dampak Sosial Dan Hukum

Dampak Sosial Dan Hukum

Penggerebekan ini menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai bahaya narkoba yang tidak hanya mengancam kesehatan, tetapi juga menimbulkan kerusakan moral dan hukum. Rumah yang seharusnya menjadi tempat aman bagi keluarga malah digunakan untuk kegiatan ilegal, memperlihatkan lemahnya pengawasan sosial di lingkungan setempat.

Polisi menyatakan bahwa kelima orang yang diamankan kini berada di Polresta Mataram untuk penyelidikan lebih lanjut. Penanganan kasus ini akan mengacu pada undang-undang narkotika yang berlaku, termasuk kemungkinan dijerat dengan pasal kepemilikan, peredaran, dan penggunaan narkoba.

Selain aspek hukum, kasus ini juga menimbulkan pertanyaan tentang peran lingkungan dan masyarakat sekitar dalam mencegah peredaran narkoba. Laporan cepat dari warga menjadi kunci bagi polisi untuk bertindak sebelum kegiatan ilegal ini meluas atau menimbulkan korban lebih banyak.

Upaya Pencegahan dan Kesadaran Masyarakat

Kasatresnarkoba AKP I Gusti Ngurah Bagus Suputra menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan aktivitas mencurigakan. Warga yang aktif melaporkan perilaku mencurigakan bisa membantu aparat penegak hukum menindak peredaran narkoba sejak dini.

Selain itu, pendidikan dan penyuluhan anti-narkoba juga sangat penting dilakukan di semua lapisan masyarakat. Informasi tentang bahaya narkoba harus disebarluaskan secara intensif, mulai dari sekolah, lingkungan keluarga, hingga komunitas masyarakat, agar kasus seperti ini bisa diminimalkan di masa depan.

Pemerintah daerah dan aparat kepolisian juga diharapkan meningkatkan patroli dan pemantauan lingkungan, khususnya di wilayah yang rawan dijadikan lokasi transaksi narkoba. Tindakan preventif ini bisa memutus rantai peredaran narkoba dan memberikan rasa aman bagi masyarakat sekitar.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari tvonenews.com
  • Gambar Kedua dari bandung.kompas.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *