Polisi gagalkan penyelundupan sabu 17 kg yang diselipkan dalam ban mobil di Exit Tol Bakauheni, Lampung, modus baru terungkap!

Modus Baru Penyelundupan, 17 Kg Sabu Ditemukan Dalam Ban Di Bakauheni

Modus penyelundupan narkoba kembali mencengangkan. Polisi berhasil menemukan 17 kilogram sabu yang disembunyikan dalam ban mobil di Exit Tol Bakauheni, Lampung.

Simak di penemuan ini menunjukkan kreativitas pelaku kejahatan yang semakin nekat, sekaligus keberhasilan aparat dalam menindak jaringan narkoba yang membahayakan masyarakat.

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 17 Kg Di Bakauheni

Kamis (19/2/2026), kepolisian Lampung berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 17,29 kilogram di Exit Tol Bakauheni, Lampung Selatan. Pengungkapan ini menunjukkan kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi modus baru kejahatan narkoba.

Seorang pemuda berusia 25 tahun, berinisial MA, asal Kabupaten Lumajang, Lampung, ditangkap saat mencoba membawa barang haram tersebut ke Pulau Jawa. Penangkapan dilakukan pada Selasa (17/2/2026) pagi sekitar pukul 05.00 WIB.

Direktur Ditresnarkoba Polda Lampung, Kombes Dwi Handono, menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil operasi tim Sudbit I yang terus memantau pergerakan kendaraan mencurigakan di jalur tol utama provinsi.

Modus Penyembunyian Dalam Ban Mobil

Dari pemeriksaan awal, sabu seberat 17,29 kg diselipkan di dalam ban serep mobil milik pelaku, jenis Honda HR-V. Kombes Dwi Handono menegaskan bahwa metode penyembunyian ini merupakan salah satu modus yang semakin canggih untuk menghindari deteksi petugas.

Barang bukti ditemukan dalam kondisi tersembunyi dengan rapi, sehingga jika tidak dilakukan pemeriksaan menyeluruh, penyelundupan ini bisa lolos. Modus semacam ini menunjukkan kreativitas jaringan narkoba yang semakin licin.

Petugas menekankan pentingnya kehati-hatian dan pemeriksaan intensif terhadap kendaraan yang melintas di tol, terutama di titik strategis seperti Exit Bakauheni yang menjadi jalur utama keluar-masuk Lampung.

Baca Juga: Penggerebekan Dramatis di Palembang, Polisi Ringkus Sejumlah Terduga Pengedar Narkoba

Asal-Usul Dan Tujuan Peredaran Sabu

 Asal Usul Dan Tujuan Peredaran Sabu 700

Hasil penyelidikan sementara mengungkap bahwa sabu tersebut berasal dari Sumatera Selatan dengan tujuan akhir Pulau Jawa. Dugaan awal, pelaku merupakan bagian dari jaringan lintas provinsi yang memanfaatkan jalur tol untuk mengirim narkoba dalam jumlah besar.

Kombes Dwi menyatakan pihaknya masih menelusuri pihak lain yang terlibat dalam jaringan ini. Polisi juga mendalami siapa pemasok dan penerima barang, termasuk kemungkinan keterlibatan organisasi kriminal yang lebih besar.

Kepolisian Lampung menekankan bahwa kasus ini akan dikembangkan hingga ke jaringan yang lebih luas, sehingga efek jera bagi pelaku penyelundupan narkoba dapat tercapai.

Penahanan Pelaku Dan Barang Bukti

Saat ini, pelaku MA beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolda Lampung untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi akan menindaklanjuti kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) jika ditemukan aliran dana terkait jaringan narkoba.

Selain sabu, kendaraan pelaku juga disita sebagai barang bukti yang kemungkinan digunakan untuk kejahatan lain. Langkah ini diambil untuk mencegah pelaku mengulangi tindakannya.

Kepolisian mengingatkan masyarakat dan pengguna tol agar selalu waspada terhadap aktivitas mencurigakan di jalan, serta berperan aktif melaporkan indikasi kejahatan narkoba.

Dampak Dan Pentingnya Pengawasan Lintas Provinsi

Kasus penyelundupan sabu ini memperlihatkan bahwa peredaran narkoba lintas provinsi masih menjadi ancaman serius. Pengawasan ketat di titik-titik strategis seperti Exit Tol Bakauheni terbukti efektif menggagalkan upaya kejahatan besar.

Kombes Dwi menegaskan pentingnya kerja sama antarinstansi, mulai dari kepolisian daerah, PPATK, hingga pemerintah setempat dalam menindak jaringan narkoba yang memanfaatkan jalur transportasi umum.

Pengungkapan ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat mengenai bahaya narkoba dan konsekuensi hukum bagi pelaku. Selain itu, langkah cepat aparat menahan MA dan menyita sabu 17,29 kg menjadi contoh keberhasilan penegakan hukum di bidang narkotika.


Sumber Informasi Gambar:

  • Gambar Pertama dari detik.com
  • Gambar Kedua dari rumahcemara.or.id

By Olivia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *