Polres Bengkalis menggerebek sindikat narkoba, berhasil menangkap beberapa pelaku termasuk seorang wanita cantik yang mengejutkan warga.
Polisi Bengkalis berhasil menggulung sindikat narkoba dalam penggerebekan mengejutkan. Operasi ini tidak hanya menangkap para pelaku pria, tetapi juga seorang wanita cantik yang terlibat. Warga setempat pun dibuat tercengang oleh penangkapan ini, menyoroti skala jaringan narkoba yang beroperasi di wilayah tersebut. Proses penyelidikan dan penggerebekan berlangsung cepat dan terkoordinasi, menunjukkan kesiapsiagaan aparat dalam menumpas kejahatan narkotika. Kasus Narkoba ini menjadi peringatan keras bagi pelaku kejahatan serupa di daerah lain.
Penggerebekan Di Jalan Lintas Pekanbaru‑Duri
Polsek Pinggir Polres Bengkalis menangkap lima orang dalam pengembangan kasus peredaran narkoba di Desa Sebangar, Jalan Lintas Pekanbaru‑Duri Km 11 pada Jumat, 20 Maret 2026 pukul 15.10 WIB. Operasi ini merupakan lanjutan dari pengungkapan awal berdasarkan laporan masyarakat.
Tiga tersangka awal berinisial AJSH (24), TES (39), dan JS (23) ditangkap di sebuah rumah yang sebelumnya telah diselidiki pihak kepolisian. Dari tangan AJSH disita lima paket sabu sekitar 2,83 gram, uang tunai Rp602.000, timbangan digital, plastik pembungkus, catatan transaksi, serta tiga ponsel.
Dua tersangka lainnya dinyatakan positif mengandung amphetamine berdasarkan hasil tes urine. Polisi juga menyita alat hisap (bong) dan handphone yang digunakan sebagai barang bukti. Kelima pelaku kini dibawa ke Mapolsek Pinggir untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Bengkalis menegaskan penindakan ini merupakan bagian dari komitmen menumpas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Warga setempat pun menyambut positif upaya kepolisian dalam menekan peredaran narkoba.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Penangkapan Dua Pelaku Tambahan Dalam Kasus Ini
Setelah penangkapan awal, tim opsnal Polsek Pinggir menangkap dua pelaku lain berinisial A (36) dan S (33) di lokasi berbeda. Penangkapan ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan jaringan yang sama. Dari tersangka A, polisi mengamankan satu paket sabu seberat sekitar 2,00 gram, uang tunai Rp1.260.000 hasil penjualan, serta dua unit ponsel sebagai barang bukti. Kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Pinggir untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kelima pelaku kini telah ditetapkan sebagai tersangka di bawah Pasal 114 ayat (1) UU Narkotika Nomor 35 Tahun 2009. Proses penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap jaringan yang lebih luas. Kapolres Bengkalis menekankan bahwa operasi ini menegaskan kesiapsiagaan aparat dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum mereka. Semua pihak diimbau mendukung tindakan kepolisian.
Baca Juga: Mengejutkan! Whiterabit Jaksel Kembali Digerebek, Bandar Narkoba Akhirnya Tertangkap
Barang Bukti Dan Hasil Tes Urine Pelaku
Barang bukti yang disita meliputi paket sabu, uang tunai, timbangan digital, plastik pembungkus, catatan transaksi, dan ponsel. Bukti ini menjadi dasar kuat bagi kepolisian dalam menetapkan tersangka. Hasil tes urine menunjukkan dua tersangka memiliki kandungan amphetamine, menguatkan dugaan keterlibatan mereka dalam penyalahgunaan narkoba. Polisi menegaskan barang bukti ini juga digunakan untuk menjerat pelaku secara hukum.
Selain itu, uang tunai Rp602.000 dan Rp1.260.000 yang disita diduga hasil penjualan narkoba. Penindakan ini menunjukkan bahwa peredaran narkotika tidak hanya untuk konsumsi pribadi tetapi juga transaksi jaringan. Proses penyidikan juga fokus pada alat komunikasi dan catatan transaksi yang menjadi petunjuk penting bagi penyelidikan lebih lanjut. Kepolisian terus menelusuri asal barang haram tersebut.
Sumber Narkotika Dan DPO Dalam Kasus Ini
Para pelaku mengaku memperoleh narkotika dari pemasok yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO). Pihak kepolisian terus mengejar pemasok untuk membongkar jaringan yang lebih luas. Langkah ini menunjukkan bahwa pengungkapan kasus tidak berhenti pada penangkapan tersangka, tetapi juga melacak sumber dan peredaran narkotika.
Kapolres Bengkalis menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Semua upaya difokuskan untuk menekan peredaran narkoba dan melindungi masyarakat. Penyelidikan juga mencakup koordinasi dengan instansi lain untuk mengantisipasi peredaran narkoba di daerah sekitarnya. Masyarakat diimbau melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.
Sikap Kepolisian Dan Proses Hukum
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan operasi ini merupakan komitmen pemberantasan narkoba. Kelima tersangka kini ditahan dan diproses sesuai hukum. Aparat kepolisian terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap jaringan lebih besar. Setiap langkah dilakukan dengan koordinasi dan dokumentasi yang lengkap.
Penyidikan mencakup pemeriksaan barang bukti, tes urine, dan interogasi pelaku untuk memastikan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkoba. Kapolres juga mengimbau masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkotika demi keselamatan bersama. Upaya ini diharapkan mencegah peredaran narkoba di wilayah hukum Bengkalis.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.google.com
- Gambar Kedua dari www.google.com